Monday, August 20, 2018
Home > Berita > Kota Solo Telah Dihebohkan Oleh Seorang Kakek Dengan Aksinya Mengendarai Sepeda Motor

Kota Solo Telah Dihebohkan Oleh Seorang Kakek Dengan Aksinya Mengendarai Sepeda Motor

Sekop Poker – media sosial telah di buat heboh oleh seorang kakek yang pemberani mengendarai sepeda motor dengan aksi nya sambil berdiri di jalan raya solo-yogyakarta, Aksinya dilakukan dalam kurun waktu yang lama dengan jarak tempuh yang cukup panjang, dan aksinya itu bukan hanya sekali dilakukan oleh kakek tersebut, namun sudah sering dilakukan oleh kakek tersebut di jalanan raya solo.

Dengan aksi dan gaya yang membanggakan sambil mengacungkan jempolnya pada saat menyadari dia telah di rekam olek pengguna jalan lain.

Pada belakang sepeda motornya terdapat tulisan,”Hasil Stell Balap Sumber Jaya Sakti Jalan Wonosari Km 12, Payak Wetan”, Payak Wetan tepatnya di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Telah diketahui sang kakek tersebut bernama Heru, Kakek kelahiran 20 sept 1955 itu dengan ramah tidak menghindar sewaktu ditanyakan mengenai keberaniannya mengendarai sepeda motor sambil lepas tangan dan berdiri, dia mengatakan melakukan aksi tersebut untuk membuktikan garapannya.

“Untuk membuktikan hasil press body pada motornya dia berani melepas tangan, karna motor ini sudah jinak, tidak sender, dipakai dijalanan sangat nyaman”, di jelaskan kakek tersebut di bengkelnya.

Kakek yang telah memiliki 12 cucu tersebut menyadari aksinya itu bisa membahayakan orang lain dan dirinya sendiri, bahkan banyak yang mengangap kakek tersebut sudah tidak waras, kakek tersebut menepisnya jika aksinya dilakukan tanpa perhitungan yang matang.

“Mereka mengatakan saya sudah gila, saya berani berdiri bukan karena saya sudah trampil, tapi karena sepeda motor itu sudah seimbang”, jelasnya.

Pria yang memiliki delapan anak dari dua istri itu menegaskan tidak akan berani melakukan aksinya menggunakan motor yang belum di-press body, sekalipun baru keluar dari diler. Sebab, press body balap temuannya harus dikerjakan dengan teliti dan butuh keseimbangan.

“Kalau motor yang belum saya garap, enggak berani. Saya masih waras, pasti jatuh karena segala merek motor, meski baru, sudah sender, tidak seimbang,” jelasnya.

Press body pun juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada cara-cara tertentu dengan peralatan khusus. Hanya saja, dia tidak ingin mengumbar ramuan istimewa hasil penemuannya.

“Kalau caranya itu rahasia. Saya berpuluh-puluh tahun mengejarkan press body motor. Yang pasti hasilnya harus seimbang,” tandasnya.

Saat Sekoppoker menyambangi bengkelnya, ada satu motor yang sudah selesai dikerjakan, yakni skutik NMax. Motor milik seorang warga Kasihan, Bantul, itu di-press body meski belum pernah jatuh dan kondisinya masih baru. Sang pemilik, andy, sengaja memercayakan skutik bongsornya ke Heru agar lebih nyaman dikendarai.

“Saya dapat rekomendasi dari teman-teman komunitas motor. Banyak teman yang sudah mencoba,” kata andy.

Biaya stell body balap juga tidak terlalu tinggi. Heru hanya mematok harga mulai Rp200 ribu hingga Rp350 ribu bergantung jenis motor. Untuk motor skutik ber-cc 150 ia mematok harga Rp350 ribu ditambah bonus servis motor. Heru membutuhkan waktu setidaknya empat jam untuk mengerjakan satu unit motor.

Artikel ini Dipersembahkan Oleh : Situs Poker OnlinePoker Online Terpercaya