Monday, June 25, 2018
Home > Berita > Masa Tenang alat Cagub Cawagub di Jakbar Mulai Diturunkan

Masa Tenang alat Cagub Cawagub di Jakbar Mulai Diturunkan

Masa Tenang alat Cagub Cawagub di Jakbar Mulai Diturunkan

Memasuki ajang masa tenang kampanye Pilgub DKI Jakarta, Minggu (12/2/2017), alat peraga kampanye sebagian sudah diturunkan serentak di Jakarta Barat. Penurunan ini dipimpin oleh Satpol PP Jakarta Barat.

Aksi penurunan alat peraga “Dimulai pada Minggu (11/2), dilakukan penurunan alat peraga kampanye (APK). Ada dari Panwaslu, Sudin (Suku Dinas) terkait, Polres, dan masing-masing Polsek,” ujat Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat kepada pemirsa, Sabtu (11/2/2017) malam.

Masa Tenang alat Cagub Cawagub di Jakbar – Sebelum dilakukan penurunan, ada apel penurunan yang dilakukan di Kantor Walikota Jakarta Barat. Selanjutnya, penurunan dilakukan di seluruh Jakarta Barat.

“Pukul 23.00 WIB, apel penurunan alat peraga kampanye dengan Satpol PP. Nanti, di delapan kecamatan, untuk menurunkan alat peraga kampanye. Tapi, pusatnya di wali kota dulu,” ujar Ketua Panwaslu Jakarta Barat, Puadi kepada detikcom, Sabtu (11/2/2017).

Panwaslu menargetkan, dan info terbaru mengatakan tidak ada alat peraga kampanye pada Minggu (12/2) pagi. Hal tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku KPU.

“Santol PP semua akan dan sudah turun, agar hari tenang tidak ada spanduk disaat masa tenang kampanye ,” ujar Puadi.

Anies-Sandiaga Habiskan Rp 64,7 M untuk Kampanye Pilgub DKI 2017

Tim pemenangan asal pasangan Cagub Cawagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno memberikan beberan berbagai rincian anggaran selama 4 bulan melaksanakan kampanye. Berdasarkan data tersebut maka bendahara tim pemenangan Anies-Sandi, keduanya menghabiskan Rp 64,7 miliar selama penyelenggaraan Pilgub DKI Jakarta 2017.

Total awal penerimaan dana kampanye yakni Rp 65,3 miliar. Sebanyak 96,8 persen dana tersebut berasal dari harta pribadi Sandiaga Uno dan sisanya dari partai pengusung yakni Gerindra, PKS, Anies, hibah badan hukum swasta dan bunga bank.

“Hingga Februari 2017, total penerimaan dana kampanye Anies-Sandi adalah Rp 65,3 miliar dengan rincian sumbangan dari paslon sebanyak 63,3 miliar, gabungan partai Rp 1,1 miliar, dan sumbangan pihak lain badan hukum swasta Rp 900 juta,” papar Bendahara Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Dimas Adityo, di posko pemenangan mereka, Jalann Melawai, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (11/2/2017) malam.

Sementara itu, total pengeluaran untuk kampanye selama 4 bulan sebanyak Rp 64,7 miliar. Kebutuhan yang paling menyita anggaran adalah biaya penyebaran bahan kampanye Rp 19,2 miliar atau 30 persen dari total anggaran.

“Pengeluaran breakdown lainnya adalah untuk kegiatan yang tidak melanggar Rp 19 miliar, pertemuan tatap muka Rp 11,7 miliar, rapat umum Rp 6,5 miliar lain-lain pengeluaran operasi Rp 2,9 miliar, pertemuan terbatas Rp 2,3 miliar, pembelian peralatan Rp 1,3 miliar, pembuatan iklan media Rp 615 juta dan alat peraga Rp 426 juta,” beber Dimas.

Dimas kemudian menjabarkan lagi biaya terbesar Rp 19,2 milyar untuk penyebaran bahan kampanye, paling banyak habis untuk pembuatan kaos. Pihaknya menggelontorkan dana Rp 15,1 milyar untuk itu.

Artikel ini dipersembahkan oleh : Situs Poker OnlinePoker Online Terpercaya